Selasa, 19 Agustus 2014

Pengelompokan Jenis Air Compressor

screw kompresor, air compressor, jual compressor
Bagi kebanyakan orang, sekilas jika mendengar kalimat Air Compressor, maka fikiran kita akan langsung tertuju pada usaha bengkel motor. Padahal jenis air compressor sendiri tidak hanya satu, beda jenis Air compressor beda pula kegunaan juga sistem penggerak mesin yang dipakai, disini kami akan mencoba untuk berbagi soal jenis-jenis air compressor yang telah kami kutip dari berbagai sumber.
Umumnya Air Compressor sendiri dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu :
A. Air compressor mini
B. Air compressor direct driven
C. Air compressor belt driven
D. Air compressor screw

Meskipun masih banyak jenisnya, namun lazimnya empat kelompok diatas yang biasa dipakai orang kebanyakan, berikut adalah penjelasan dari masing-masing kelompok.


A.    Kompresor mini
Kompresor jenis ini tidak memakai tabung tekanan dan kompresor ini sendiri bekerja hanya menghasilkan tiupan udara. Air kcompressor jenis ini biasa digunakan untuk pengecatan sederhana dengan spray gun low pressure dan biasa digunakan juga untuk pen air brush

harga kompresor, mini, air, compressor, oil less, jual kompresor
Mini Air Compressor



B.    Air Compressor direct driven
air compressor ini memiliki sistem direct driven, ini berarti motor penggerak langsung terkoneksi dengan pompa udara. Sehingga jumlah putaran motor penggerak (rpm) yang dihasilkan otomatis sama dengan kecepatan pompa udara. Kompresor jenis ini biasanya menggunakan sistem single piston pada pompa udara.
Kelebihan air compressor jenis ini adalah kecepatan pengisian (air delivery) yang cukup tinggi, namun kompresor jenis ini memiliki kekurangan yaitu suara yang dihasilkan cukup keras, karena hasil dari putaran tinggi dan juga lebih banyak menghasilkan air di dalam tanki tekanan.
air compressor, shark, hardware, harga kompresor
Direct drive air compressor
C.    Air Compressor belt driven
Sesuai dengan namanya, kompresor ini menggunakan sistem koneksi antara tenaga penggerak dan pompa udara menggunakan vanbelt (v-belt). Kompresor jenis ini pula yang sering kita jumpai di tempat tukang tambal ban atau bengkel-bengkel motor, kompresor jenis ini memiliki tenaga penggerak berupa elektro motor listrik atau mesin berbahan bakar bensin atau solar, dibanding jenis lain, air compressor jenis belt driven ini sering digunakan karena lebih tahan lama dibanding jenis direct driven.
Belt driven air compressor
•    Air compressor belt driven ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
•    Single stage air compressor (working pressure 8 bar, maximum pressure 10 bar)
•    Two stage air compressor (working pressure 12 bar, maximum pressure 14 bar)
•    High pressure air compressor (working pressure up to 14 bar)
•    Booster air compressor (air compressor tambahan agar tekanan dapat menjadi lebih tinggi)
Dan pada setiap jenis tipe air compressor diatas masih dibagi lagi sesuai dengan air delivery/debit udara yang dihasilkan.

D.    Air Compressor screw
Air compressor jenis ini biasa digunakan untuk kebutuhan tekanan udara selama 24 jam nonstop, atau user membutuhkan air delivery/debit udara yang tinggi. Screw air compressor ini memiliki kelebihan diantaranya adalah udara yang dihasilkan tidak banyak mengandung uap air, ini dikarenakan sistem dari kompresor ini menggunakan screw yaitu dua buah ulir yang saling berputar dalam memompa udara, air compressor jenis ini juga tidak menimbulkan suara bising.
screw compressor, kompresor, direcet, drive, industrial, manufaktur, jual kompresor, harga kompresor
Screw air compressor

Demikian pengelompokan beberapa jenis air kompressor yang kami kutip dari beberapa sumber. Silahkan kunjungi web kami di www.shark.co.id untuk informasi mengenai Hardware and Tools



0 comments:

Posting Komentar