Kamis, 22 Mei 2014

Sekilas Tentang Kompresor

Kompresor, siapa yang tak mengenal alat teknik yang satu ini, alat yang lahir disekitar abad ke 19 ini telah memberikan banyak perubahan juga efisiensi bagi pekerjaan Kita pada umumnya, juga bagi mereka yang bekerja di Industri secara khusus.
   Secara umum pengertian kompresor sendiri bisa diartikan sebagai mesin untuk memampatkan udara atau gas, lalu udara yang telah dimampatkan tersebut nantinya akan digunakan sebagai energi penggerak mesin penumatik. Dalam dunia Industri, Kompressor sendiri sering digunakan sebagai alat yang berfungsi sebagai transporter atau pengalir bahan baku atau produk yang berbentuk gas dari suatu peralatan ke peralatan lainnya, juga berguna sebagai penyedia atau penyimpanan udara/gas bertekanan. Udara ini digunakan karena memiliki sifat, diantaranya adalah :

  • Bisa disimpan (di dalam tangki/receiver)
  • Bisa menghasilkan kerja
  • Dapat di pindahkan atau dialirkan
  • Dapat diperoleh dengan mudah dan murah
  • Udara memiliki laju alir yang lebih tinggi dari aplikasi hidrolik

   Kompresor angin secara umum memiliki prinsip kerja berdasarkan azas PASCAL yang berbunyi seperti kalimat berikut : “Jika suatu gas/udara di dalam sebuah ruangan tertutup diperkecil volumenya, maka gas/ udara tersebut akan memiliki tekanan yang lebih besar karena mengalami kompresi kerja”. Sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa fungsi kompresor angin sendiri ialah untuk menghasilkan udara yang memiliki tekanan lebih tinggi dari tekanan udara luar.
Kompresor Model Displacement
   Berdasarkan prinsip kerjanya kompresor terbagi menjadi menjadi dua, yang pertama ialah prinsip Displacement Positif. Metoda kerja kompresor jenis ini ialah dengan cara memasukkan udara ke ruang tertutup, lalu pada saat yang sama ruangnya diperkecil, sehingga tekanan dalam ruang akan naik dengan sendirinya. Yang kedua adalah model dynamic, kompresor jenis ini memiliki volume ruang yang tetap namun udara yang ada didalam ruang tersebut diberi kecepatan, dan pada saat yang sama kecepatan tersebut diubah menjadi tekanan. Hal ini terjadi karena volume ruang yang tetap memberikan tekanan pada udara yang ada didalamnya.
Kompresor Model Dynamic
   Setelah mengetahui seluk beluk juga jenis kompresor, maka akan diperlukan juga pengetahuan soal bagaimana cara untuk merawat kompresor itu sendiri. Cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk merawat kompresor antara lain adalah dengan melakukan langkah perawatan umum seperti dibawah ini:
  1. Bersihkan Air Filter 50 jam pertama  dan 100 jam berikutnya (1minggu)
  2. Bersihkan Inlet/Disc Valve setiap 2 bulan
  3.  Pengecekan level oli dan penggantian oli 50 jam pertama dan 500 jam berikut (3 bulan)
  4. Membuang air di tangki setiap 24 jam
  5.  Kekencangan V- Belt dicek setiap 3bulan (standard 1-2cm)
  6.  Tempatkan kompresor pada ruangan yang bersih dan Jarak penempatan kompresor dari dinding (min 30cm)
  7. Safety valve , sekali-kali tarik pin dan melepaskannya, Hal ini dilakukan untuk memastikan safety valve masih berfungsi
   Untuk lebih jelas mengenai perawatannya, anda bisa mengunjungi Tips mengenai perawatan kompresor di link berikut (Lihat tips), pada dasarnya semua hal mengenai perawatan mesin kompresor sendiri biasanya sudah disertakan dalam manual book unit itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar